
El
Clasico antara Barcelona vs Real Madrid sebentar lagi dimulai. Menarik
ditunggu apakah Jose Mourinho akan memakai tiga gelandang bertahan dalam
pertandingan kali ini? Dalam e
nam kunjungan Madrid selama The
Special One menjadi pelatih, Madrid tak pernah memainkan formasi ini.
Mereka datang dengan formasi standard 4-2-3-1. Apakah kali ini Mou akan
mengubah gaya? Ataukah Madrid tetap setia dengan skema biasanya?
Pertemuan dengan Barcelona di kandang lawan, selalu menjadi perhatian
khusus bagi Real Madrid. Sejauh ini, bersama Jose Mourinho, Los Blancos
sudah enam kali datang ke Camp Nou. Mereka cuma sekali memetik
kemenangan, dua kali imbang, dan dilucuti tiga kali.
Agak unik
memang. Meski tampil bertahan menghadapi banjir penguasaan bola
Barcelona, Madrid belum pernah memainkan tiga gelandang bertahan
sekaligus ketika melawat ke Camp Nou. Hal yang bertolak belakang jika
mereka menjamu Barca di Santiago Bernabeu.
Kala bermain
tandang, dari segi formasi, Madrid selalu memainkan pola serupa. Empat
bek untuk melindungi Iker Casillas. Dua gelandang bertahan (pivot), dan
trio pemain di belakang seorang penyerang. Bahkan, kita bisa meraba
siapa yang kira-kira turun dalam formasi Real Madrid akhir pekan ini.
Fabio Coentrao biasanya menjadi pilihan utama daripada Marcelo.
Coentrao adalah senjata utama Madrid untuk memastikan Lionel Messi.
Kemana pun Messi berlari di lapangan, pasti ada bek Portugal yang akan
‘mengejarnya bahkan sampai ke neraka sekalipun’.
Xabi Alonso
dan Sami Khedira akan turun sebagai gelandang bertahan. Sementara itu,
trio Angel Di Maria-Mesut Ozil-Cristiano Ronaldo berdiri di belakang
penyerang. Opsi ini agak cair karena Ricardo Kaka dipakai sebagai
starter dalam dua lawatan ke Camp Nou. Sementara itu, Karim Benzema
bermain sebagai penyerang tunggal.
Masalah gaya permainan,
Madrid hampir dipastikan pula tak berubah. Lebih banyak bertahan
mengimbangi ball possessions Barcelona, tapi mengandalkan serangan balik
mematikan, seperti yang diungkapkan Lionel Messi, “Dalam (serangan
balik) lima detik Madrid bisa mencetak gol.”
Starting XI Real Madrid era Jose Mourinho di Camp Nou
29/11/2010: Liga Spanyol (Barcelona vs Real Madrid 5-0)
Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Marcelo; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.
03/05/2011: Champions (Barcelona vs Real Madrid 1-1)
Casillas; Arbeloa, Albiol Carvalho, Marcelo; Alonso, Lass; Di María, Kaká, Ronaldo; Higuaín.
17/08/2011: Supercopa (Barcelona vs Real Madrid 3-2)
Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.
25/01/2012: Copa del Rey (Barcelona vs Real Madrid 2-2)
Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Alonso, Lass; Özil, Kaká, Ronaldo; Higuaín.
21/04/2012: Liga Spanyol (Barcelona vs Real Madrid 1-2)
Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.
23/08/2012: Supercopa: (Barcelona vs Real Madrid 3-2):
Casillas; Arbeloa, Albiol, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira; Callejón, Özil, Ronaldo; Benzema.